Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Truk Mebel Terbakar di SPBU Sedati Gede Sidoarjo, Warga dan Pengendara Panik
Advertisement . Scroll to see content

Pembiayaan Ultra Mikro, Bangkitkan Republik Rombeng yang Nyaris Mati

Sabtu, 30 Maret 2024 - 15:18:00 WIB
Pembiayaan Ultra Mikro, Bangkitkan Republik Rombeng yang Nyaris Mati
Rachmat Hidayat (49) dan bisnis usaha barang rongsokan dengan nama brand 'Republik Rombeng' yang kembali bangkit berkat pembiayaan ultra mikro (UMi) Pegadaian. (Foto: iNews/Ihya Ulumuddin)
Advertisement . Scroll to see content

Bahkan, tak jarang dia diejek teman-teman kerjanya atas aktivitas tambahan tersebut. Dianggap jorok, kotor dan bahkan hina. Namun, dia bergeming dan tetap yakin bahwa ada rezeki berlimpah di antara tumpukan kertas bekas itu.  

"Bagi orang lain kertas bekas mungkin hanya sampah. Tapi di mata saja, kertas bekas itu emas," tutur bapak dua anak tersebut.

Dayat membuktikan keyakinannya itu. Dia berhasil menjadikan bisnis kertas bekas terus berkembang hingga meraup untung besar.

Kertas bekas yang semula hanya bisa terkumpul 4 kwintal per bulan, kini naik menjadi 4 ton per bulan. "Dulu masih nitip ke pengepul karena sedikit. Sekarang sudah bisa kirim sendiri ke pabrik," katanya.

Rezeki Tak Terduga

Dayat mengatakan, peluang untung dari bisnis kertas bekas cukup besar. Sebab, seringkali kertas bekas itu dianggap sampah tak berguna oleh pemiliknya. Karena itu mereka kadang tidak peduli berapa pun kertas itu ditawar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut