Pembiayaan Ultra Mikro, Bangkitkan Republik Rombeng yang Nyaris Mati
SURABAYA, iNews.id - Bisnis kertas bekas yang dirintis Rachmat Hidayat (49) terus berkembang. Sempat nyaris mati dan gulung tikar, usaha barang rongsokan dengan nama brand 'Republik Rombeng' itu kembali bangkit berkat pembiayaan ultra mikro (UMi) Pegadaian.
Tumpukan kertas bekas menggunung di gudang rongsokan milik Hidayat di kawasan Taman, Sidoarjo. Buku, majalah, koran hingga kertas HVS bercampur tak beraturan memenuhi gudang di belakang rumah.
Beragam jenis kertas dengan berbagai ukuran itu baru saja dikirim para pelanggan. Kertas-kertas itu menunggu dipilah sebelum akhirnya dikirim ke pabrik.
"Kalau langsung dikirim, pabrik enggak mau nerima. Harus dipilah dulu sesuai jenisnya," kata laki-laki yang akrab disapa Dayat kepada iNews.id, Kamis (28/3/224).
Sudah ada dua karyawan yang bertugas mengurus sampah kertas tersebut. Merekalah yang akan memilah, menimbang, lalu mengikatnya dengan rapi agar mudah diangkut menuju pabrik.