Kisah Intel CIA Allan Pope Lolos dari Hukuman Mati setelah Istri Cantiknya Bertemu Bung Karno
Letkol Herman baik hati. Dia juga memberikan kemejanya untuk dipakai Allan sebagai ganti bajunya yang kotor. Mendapat perlakuan baik, Allan Pope geleng-geleng kepala.
“Selalu saya unggul (dalam pertempuran udara), kali ini Indonesia yang unggul,” kata Herman menceritakan dialognya dengan Allan Pope.
TNI menggeledah Allan dan mendapati dokumen penting terkait perannya. Dokumen yang disita mengatakan Allan Lawrence Pope sebagai tentara sewaan yang digerakkan CIA, dinas intelejen Amerika Serikat.
Allan berkebangsaan Amerika Serikat yang berpengalaman tempur di masa perang Korea. Ia diketahui memiliki kode “11”, yakni tentara sewaan CIA yang bertugas mengacaukan pasifik.
Sedangkan Pedro diketahui bernama Harry Rantung, seorang Kopral AURI di pangkalan Morotai yang bergabung dengan pemberontak Permesta. Dokumen yang disita TNI menyebut Pedro kelahiran Davao Philipina. Di pesawat B-26, Rantung bertugas sebagai operator radio yang menghubungkan komunikasi dengan Manado (markas Permesta).