Jelang Lebaran, BI Malang Temukan Uang Palsu hingga Lebih dari Rp107 Juta
Tapi secara keseluruhan dibandingkan tahun 2023, pertumbuhan upal belum dapat dikatakan ada peningkatan. Sebab dari data di Januari hingga Maret 2023, penemuannya masih di angka 300 sampai 600 lembar saja, khusus untuk pecahan Rp100.000.
"Kalau secara tahunan masih belum masih di bawah tahun lalu. Saya harap sih nggak tambah, itu berkurang dari tahun lalu jumlah akumulasinya," ucapnya.
Guna mencegah peredaran uang palsu yang meresahkan masyarakat, pihaknya bersama instansi lain terus menggencarkan sosialisasi ke masyarakat, terutama menjelang lebaran. Selain itu, pihaknya bekerja sama dengan kepolisian untuk melakukan pengungkapan kasus peredaran uang palsu ini.
"Kami selalu sosialisasi ke masyarakat. Kalau langkah preventif tentu kita dengan yang terutama 3D, dilihat, diraba, diterawang. Uang itu unsur mutlaknya apa yang bisa untuk mengenali asli atau palsu," ujarnya.
Pihaknya juga melaporkan ke kepolisian bila ada temuan-temuan uang palsu, untuk dianalisis teknik-teknik pembuatannya. Dari analisis ini, kepolisian juga akan bergerak bersama menyosialisasikan demi memutus peredaran uang palsu.
"Kerja sama juga dengan polisi untuk bisa menangkap barang bukti, biasanya ada temuan, beberapa temuan. Itu nanti kita laporkan juga ke polisi, dari polisi juga nanti akan dipelajari teknik-tekniknya," katanya.
Editor: Donald Karouw