Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bea Cukai Malang Gagalkan Peredaran 84.000 Batang Rokok Ilegal, 1 Orang Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Jelang Lebaran, BI Malang Temukan Uang Palsu hingga Lebih dari Rp107 Juta

Selasa, 02 April 2024 - 08:38:00 WIB
Jelang Lebaran, BI Malang Temukan Uang Palsu hingga Lebih dari Rp107 Juta
Kepala BI Kantor Perwakilan Malang Febriana. (Foto: MPI/Avirista M)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Malang mencatat terjadi peningkatan peredaran uang palsu menjelang Hari Raya Idul Fitri. Peningkatan ini mulai terjadi sejak Maret lalu dari laporan sejumlah bank di wilayah kerja BI Malang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Pasuruan kota dan kabupaten serta Probolinggo kota dan kabupaten.

Kepala BI Kantor Perwakilan Malang Febriana menuturkan, dari laporan uang palsu (upal) yang masuk pada Maret 2024 akhir, setidaknya ada kenaikan hingga 391 persen. Pecahan Rp100.000 menjadi terbanyak yang ditemukan sebanyak 1.077 lembar di Maret 2024 atau setara dengan Rp107,7 juta.

"Ada peningkatan temuan sebanyak 391 persen di Maret ini. Berdasarkan data kami di Februari kemarin ada 227 lembar di Januari ada 438 lembar. Jadi kalkulasi biasanya," ujar Febriana saat pemaparan Bincang Santai Bersama Awak Media, Senin (1/4/2024) malam.

Febriana mengakui bila pecahan uang Rp100.000 menjadi yang banyak ditemukan upal, disusul pecahan Rp50.000 dan sisanya pecahan lainnya. Jumlah itu merupakan laporan dan bukti yang dikumpulkan oleh sejumlah bank-bank dan dari aparat penegak hukum (APH) kepolisian selama tiga bulan terakhir.

"Tadi kan (laporannya) mulai Januari, bisa jadi Januari itu kan dikumpulkan tahun lalu, baru dilaporkan ke Bank Indonesia Januari. Karena bank-bank itu beda-beda, ada yang dikumpulin dulu, ada yang langsung," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut