Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Muncul Maklumat Provinsi Sunda Raya, Ini Pernyataan Sikap Para Inohong Jabar 
Advertisement . Scroll to see content

Ridwan Kamil Angkat Bicara soal Isu Provinsi Sunda Raya, Ini Katanya

Sabtu, 05 Februari 2022 - 14:37:00 WIB
Ridwan Kamil Angkat Bicara soal Isu Provinsi Sunda Raya, Ini Katanya
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menanggapi wacana Maklumat Sunda dan pendirian Provinsi Sunda Raya. (Foto: Humas Pemprov Jabar)
Advertisement . Scroll to see content

"Nah, kemudian tentu dengan semangat kebersamaan ini, juga ada kejadian kemarin ya anggota DPR terkait dengan kesundaan, terlihat mood dari tokoh Sunda ini sedang semangat untuk bersatu menyamakan irama dan suara sehingga insya Allah nanti akan lahir organisasi forum komunikasi, namanya belum ada," ujar Kang Emil.

Tujuannya, tutur Gubernur, supaya nanti isu kesundaan itu cukup dari satu pintu sehingga tidak ada pecahan elemen yang membuat keputusan sendiri tanpa bermusyawarah jika sudah berani menggunakan kata Sunda. 

"Itu tidak boleh sembarangan dan harus sesuai kesepakatan. Jadi mohon masyarakat menahan diri, tidak mengonsumsi informasi, silahkan Tabayyun khususnya ke saya ke pemerintah provinsi Jabar," tutur Gubernur Jabar.

Sementara itu, anggota DPR RI TB Hasanuddin mengatakan, awalnya tidak begitu interest (tertarik) dengan wacana Maklumat Sunda. Tapi kemudian, wacana Provinsi Sunda Raya ini dikoordinasikan dengan tokoh-tokoh masyarakat Jabar. 

"Karena apa? Karena sudah melibatkan anggota DPD RI. Bahkan ketua DPD RI dan banyak rekan di Jakarta yang menanyakan sejauh mana aspirasi masyarakat Jabar," kata TB Hasanuddin.

Ternyata, setelah meminta penjelasan kepada para tokoh di Jabar, ujar TB Hasanuddin, kesimpulannya, aspirasi masyarakat Jabar itu bukan meminta otonomi khusus Provinsi Sunda Raya yang terdiri dari tiga provinsi, Jabar kemudian Jakarta dan Banten.

"Tetapi meminta ada pemekaran, tambah 17 kabupaten kota menjadi nanti sekitar 44, itu idealnya seperti itu," ujar TB Hasanuddin.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut