Ridwan Kamil Angkat Bicara soal Isu Provinsi Sunda Raya, Ini Katanya
BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jabar Ridwan Kamil angkat bicara terkait wacana Maklumat Sunda yang mendesak berdirinya Provinsi Sunda Raya. Menurut Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, seluruh tokoh Jabar tidak setuju dengan wacana tersebut.
Kang Emil mengatakan, sebagai gubernur, yang pertama, Provinsi Jabar khususnya, harus terus dijaga kondusivitasnya dari dinamika yang mengancam disintegrasi dan miss komunikasi dan narasi makar terhadap sebuah kesepakatan yang sudah kita sepakati dari Tatar Sunda, untuk menjunjung tinggi empat pilar yaitu Pancasila, NKRI, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika.
"Jadi, satu isu yang ada deklarasi usulan dari sebagian elemen yang mengatasnamakan ada nama sundanya yang tadi mengusulkan menggabungkan tiga provinsi, dengan ini dinyatakan kami para inohong dan ketua ormas pimpinan, tidak menyetujui," kata Ridwan Kamil seusai pertemuan di Kantor Pusat Paguyuban Pasunda, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Sabtu (5/2/2022).
Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil menyatakan, yang lebih ingin diperjuangkan adalah pemekaran kota dan kabupaten Jabar yang jumlahnya terlalu sedikit ya. Sehingga, terjadi ketidakadilan dalam dana bagi hasil dari pusat ke daerah.
Kedua, kami sangat menentang kelompok yang mengatasnamakan Islam dengan tujuan memecah belah tadi seperti ada deklarasi NII di Garut ya sehingga kami mendukung upaya dari BNPT baik kepolisian untuk menangkap dan memberangus dan menindak oknum yang merusak nama baik Islam dan kesundaan di tanah Jabar.