Wacana Provinsi Sunda, Tokoh Adat: Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan
BANDUNG, iNews.id - Majelis Adat Sunda menyikapi wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda. Wacana tersebut dinilai tak semudah membalikkan telapak tangan.
Pupuhu Agung Dewan Karatuan Majelis Adat Sunda, Arie Mulia Subagja Husein menyatakan, pihaknya belum memiliki kebijakan tentang perubahan nama Provinsi Jabar menjadi Provinsi Sunda mengingat perubahan nama itu bukanlah hal yang mudah.
"Di Majelis Adat Sunda, kami masih belum ada kebijakan tentang perubahan nama provinsi karena perubahan nama provinsi itu bukan hal yang mudah, butuh proses penelitian berbagai faktor, bukan hanya karena faktor emosional saja," tutur Arie, Kamis (3/2/2022).
Selain itu, lanjut Arie, harus dihitung pula dampak psikologis, politik, ekonomi, spritual, hingga dampak keutuhan NKRI dan stabilitas nasional, termasuk pengaruh terhadap provinsi-provinsi lain di seluruh Indonesia, dan lainnya.
"Jadi, tidak semudah membalikkan telapak tangan," katanya.
"Harus dikaji lebih mendalam dan luas, jangan sampai hanya karena emosional ujungnya salah langkah dan menjadi penyesalan," ujar Arie.