Permainan Tradisional Sunda, Sarat Nilai Positif dan Edukatif
Pistol bambu itu memanfaatkan tekanan udara, sehingga tidak boleh ada celah saat mengisi pelauru daun atau kertas basah agar tekanan udara yang dihasilkan cukup maksimal.
Setelah kedua sisi ujung bambu terisi peluru, pemain akan menekannya menggunakan penyodok yang juga terbuat dari bambu. Jika tekanan udara maksimal, peluru yang terlontar akan menimbulkan bunyi, bletok. Karena itu, permainan ini disebut bebelotokan.
Biasanya, bebeletokan dimainkan oleh dua kelompok anak. Mereka membuat skenario permainan seperti saat perang di era revoluasi kemerdekaan. Ada yang berperan sebagai pejuang, kelompok lain menjadi tentang Belanda.
Mereka saling berhadapan dengan jarak sekitar enam meter. Setelah aba-aba permainan dimulai. Mereka saling serang dengan akurasi tembakan pada badan dan kaki kelompok lawan.
Sebenarnya, tidak ada menang dan kalah dalam permainan. Yang lebih dominan adalah keceriaan dan gelak tawa. Setelah bermain bebeletokan, anak-anak dari dua kelompok akan kembali menyatu.