Permainan Tradisional Sunda, Sarat Nilai Positif dan Edukatif
3. Anjang-Anjangan

Permainan tradisional yang juga masih bertahan sampai saat ini adalah anjang-anjangan atau kerap juga disebut anyang-anyangan. Anjang-anjangan adalah permainan yang biasa dimainkan oleh anak perempuan.
Anak perempuan yang memainkan anjang-anjangan ini berperan sebagai seorang ibu yang memasak. Namun masak bohongan. Peralatan yang digunakan pun bisa apa saja.
Tetapi tidak sedikit pula yang membeli peralatan memasak berukuran kecil atau mini. Seperti, aseupan (alat untuk mengukus), nyiru (tampah), hihid (alat untuk mengipasi nasi), boboko (tempat nasi), ayakan (saringan), dan kalakat (kukusan), kuali, wajan kecil, dan kompor mini.
Walaupun dominan dimainkan anak perempuan, biasa anak laki-laki pun ikut dalam permainan ini walaupun bukan memasak. Anak laki-laki biasanya hanya ikut menyantap makanan bohongan yang dimasak oleh anak perempuan.
4. Gatrik

Permainan tradisional Sunda berikutnya adalah gatrik atau dalam bahasa Indonesia dan beberapa daerah lain disebut patil lele, benthi, dan tak kadal.