Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Latar Belakang Peristiwa Bandung Lautan Api Beserta Tokoh yang Terlibat
Advertisement . Scroll to see content

Permainan Tradisional Sunda, Sarat Nilai Positif dan Edukatif

Senin, 20 Februari 2023 - 19:17:00 WIB
Permainan Tradisional Sunda, Sarat Nilai Positif dan Edukatif
Anak-anak Sunda bermain permainan tradisional oray-orayan. (FOTO: ISTIMEWA)
Advertisement . Scroll to see content

3. Anjang-Anjangan

Anak perempuan bermain anjang-anjangan. (FOTO: iNews.id/AGUS WARSUDI)
Anak perempuan bermain anjang-anjangan. (FOTO: iNews.id/AGUS WARSUDI)

Permainan tradisional yang juga masih bertahan sampai saat ini adalah anjang-anjangan atau kerap juga disebut anyang-anyangan. Anjang-anjangan adalah permainan yang biasa dimainkan oleh anak perempuan.

Anak perempuan yang memainkan anjang-anjangan ini berperan sebagai seorang ibu yang memasak. Namun masak bohongan. Peralatan yang digunakan pun bisa apa saja. 

Tetapi tidak sedikit pula yang membeli peralatan memasak berukuran kecil atau mini. Seperti, aseupan (alat untuk mengukus), nyiru (tampah), hihid (alat untuk mengipasi nasi), boboko (tempat nasi), ayakan (saringan), dan kalakat (kukusan), kuali, wajan kecil, dan kompor mini.

Walaupun dominan dimainkan anak perempuan, biasa anak laki-laki pun ikut dalam permainan ini walaupun bukan memasak. Anak laki-laki biasanya hanya ikut menyantap makanan bohongan yang dimasak oleh anak perempuan.

4. Gatrik

Anak-anak memainkan gatrik. (FOTO: ISTIMEWA)
Anak-anak memainkan gatrik. (FOTO: ISTIMEWA)

Permainan tradisional Sunda berikutnya adalah gatrik atau dalam bahasa Indonesia dan beberapa daerah lain disebut patil lele, benthi, dan tak kadal. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut