Promotor Tinju Zainal Tayeb Ajukan Penangguhan Penahanan, Keluarga Siap Jadi Penjamin
“Apalagi kondisi Covid-19 seperti sekarang ini, campur dengan banyak orang yang mungkin sirkulasi udaranya kurang bagus, minim ventilasi, kurang tidur karena harus gantian tempatnya dengan tahanan lain,” ujarnya.
Dewi meyakini suaminya tidak bersalah dan menipu Hedar, keponakannya yang memang sudah menjadi orang dekat sekaligus kepercayaan keluarga untuk menjalankan bisnis properti.
“Saya yakin suami saya nggak salah. Apalagi kalo ngebayangin kondisi bapak, konsumsi obat pola makan dan tidurnya, terus terang saya jadi kepikiran. Sering nggak enak makan, tidur juga di kursi nggak pernah di tempat tidur karena selalu kebayang kondisi bapak di penjara,” kata Dewi.
Dijelaskan Dewi Tayeb, saat suaminya dilaporkan ke polisi pada Februari 2021 dan ditetapkan sebagai tersangka dua bulan kemudian, seluruh tanah hingga modal dan perusahaan yang dikelola Hedar adalah milik suaminya.
“Pelapor (Hedar) hanya karyawan biasa yang diangkat sebagai direktur untuk mengelola perusahaan. Semua saham atas nama saya dan suami. Selama dia menjalankan perusahaan tidak pernah ada RUPS dan kami nggak tahu keuntungan perusahaan larinya ke mana,” katanya.