Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Iran
Advertisement . Scroll to see content

KH Zulfa Mustofa Buka Suara Namanya Masuk Bursa Ketum PBNU

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:20:00 WIB
KH Zulfa Mustofa Buka Suara Namanya Masuk Bursa Ketum PBNU
Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa menanggapi namanya yang masuk bursa calon Ketua Umum PBNU. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Saat ini, KH Zulfa Mustofa mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum PBNU dan Ketua Komite Fatwa Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Dua posisi tersebut menempatkannya pada persimpangan antara keilmuan, dakwah, kebijakan keagamaan, dan pelayanan terhadap kepentingan umat.

NU sebagai Kompas Moral Bangsa

Dalam pandangan KH Zulfa, Nahdlatul Ulama tidak boleh dipahami hanya sebagai organisasi yang mengurus persoalan ritual keagamaan. NU juga memiliki tanggung jawab moral terhadap perjalanan bangsa, kehidupan sosial, dan kebijakan publik.

Ia menempatkan NU sebagai mitra kritis pemerintah. Kebijakan yang membawa kemaslahatan perlu didukung dan dikawal, sedangkan kebijakan yang menyimpang dari kepentingan masyarakat harus dikritisi melalui cara yang santun, argumentatif, dan berlandaskan nilai keulamaan.

“Posisi NU di hadapan pemerintah adalah sebagai mitra kritis. Bukan oposisi total dan bukan pula sekadar menjadi stempel pemerintah. Kita ingin NU menjadi kompas moral bagi bangsa dan negara,” tegas KH Zulfa.

Pandangan tersebut memperlihatkan caranya menempatkan Islam, keindonesiaan, dan kemaslahatan masyarakat dalam satu tarikan napas. Menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, merawat persatuan, dan memperjuangkan keadilan sosial dipandang sebagai bagian dari tanggung jawab keagamaan.

Menjelang Muktamar Ke-35 NU, nama KH Zulfa Mustofa semakin banyak diperbincangkan dalam dinamika kepemimpinan Nahdlatul Ulama. Latar belakang pesantren, karya-karya keilmuan, pengalaman organisasi, serta gagasannya mengenai NU sebagai kompas moral bangsa membuatnya menjadi salah satu figur yang diperhitungkan dalam menentukan arah masa depan PBNU.

Peluncuran Ithafu Ummati Al Muqtafa memperlihatkan salah satu wajah utama KH Zulfa Mustofa: seorang kiai, penulis kitab, penerus tradisi pesantren, penggerak dakwah, dan ulama yang berikhtiar mempertemukan kedalaman khazanah klasik dengan kebutuhan umat pada zaman yang terus berubah.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut