Kesaksian Kolonel TNI: Penyerang Andrie Yunus Ngomong Berbelit-belit, Mukanya Gosong
JAKARTA, iNews.id - Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Kolonel Inf Heri Heryadi menjadi saksi kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, Rabu (6/5/2026). Menurut kesaksiannya, terdapat dua terdakwa yang mengalami kondisi aneh karena tampak gosong di tubuhnya.
"Setelah itu kami coba lihat kondisinya, melihat kondisi, kami tanya yang bersangkutan, kami tanya kenapa, kemudian kapan, mereka menjawabnya agak berbelit belit. Pertama tanya kenapa, (dijawab) tersiram air panas, tapi ada keanehan di situ," ujar Kolonel Heri dalam persidangan.
Pernyataan itu disampaikannya saat ditanya Ketua Majelis Hakim, Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto. Terdakwa ternyata mengaku kepada saksi telah terkena air panas hingga wajahnya tampak aneh seolah gosong. Terdakwa diketahui sempat mendapatkan perawatan medis di Denkes BAIS TNI.
Menurut Heri, saat ditanya lebih dalam, terdakwa 1 dan 2 hanya menjawab dengan "siap salah". Saat itu, pihaknya lantas menghubungi Direktorat D BAIS agar mereka diperiksa lebih lanjut.
Hakim Militer Kembali Perintahkan Hadirkan Andrie Yunus, Ancam Periksa di RS
"Saya tanya lebih dalam lagi, mereka hanya bilang siap salah, siap salah, akhirnya kami, sudah saya tinggal saja. Saya perintahkan Kapten Suyanto melanjutkan perawatan, kami kembali ke ruangan. Setelah di ruangan baru kami menghubungi Direktur untuk minta yang bersangkutan ini didalami," katanya.