Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bareskrim Limpahkan Laporan Kasus Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro, Ini Alasannya
Advertisement . Scroll to see content

Kesaksian Kolonel TNI: Penyerang Andrie Yunus Ngomong Berbelit-belit, Mukanya Gosong

Rabu, 06 Mei 2026 - 11:57:00 WIB
Kesaksian Kolonel TNI: Penyerang Andrie Yunus Ngomong Berbelit-belit, Mukanya Gosong
Sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Jakarta (foto: Ari Sandita)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Kolonel Inf Heri Heryadi menjadi saksi kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, Rabu (6/5/2026). Menurut kesaksiannya, terdapat dua terdakwa yang mengalami kondisi aneh karena tampak gosong di tubuhnya.

"Setelah itu kami coba lihat kondisinya, melihat kondisi, kami tanya yang bersangkutan, kami tanya kenapa, kemudian kapan, mereka menjawabnya agak berbelit belit. Pertama tanya kenapa, (dijawab) tersiram air panas, tapi ada keanehan di situ," ujar Kolonel Heri dalam persidangan.

Pernyataan itu disampaikannya saat ditanya Ketua Majelis Hakim, Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto. Terdakwa ternyata mengaku kepada saksi telah terkena air panas hingga wajahnya tampak aneh seolah gosong. Terdakwa diketahui sempat mendapatkan perawatan medis di Denkes BAIS TNI.

Menurut Heri, saat ditanya lebih dalam, terdakwa 1 dan 2 hanya menjawab dengan "siap salah". Saat itu, pihaknya lantas menghubungi Direktorat D BAIS agar mereka diperiksa lebih lanjut.

"Saya tanya lebih dalam lagi, mereka hanya bilang siap salah, siap salah, akhirnya kami, sudah saya tinggal saja. Saya perintahkan Kapten Suyanto melanjutkan perawatan, kami kembali ke ruangan. Setelah di ruangan baru kami menghubungi Direktur untuk minta yang bersangkutan ini didalami," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut