Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenag Gelar Sidang Isbat Iduladha 1447 H 17 Mei, Pantau Hilal Zulhijah di 88 Titik
Advertisement . Scroll to see content

Kemenag Minta Maaf soal Video Menag Pakai Busana Aceh di Greetings Bulan Maria, Ini Penjelasannya

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:38:00 WIB
Kemenag Minta Maaf soal Video Menag Pakai Busana Aceh di Greetings Bulan Maria, Ini Penjelasannya
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. (Foto: Dok/IMG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agama buka suara terkait polemik Menteri Agama Nasaruddin Umar yang mengenakan busana adat Aceh dalam video ucapan menyambut Bulan Maria bagi umat Katolik. Kemenag pun menyampaikan permintaan maaf sekaligus menjelaskan konteks penggunaan pakaian adat tersebut yang menuai sorotan publik.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag, Thobib Al Asyhar menjelaskan, proses perekaman video tersebut berbarengan dengan persiapan Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026. Saat itu terdapat dua agenda perekaman yang dilakukan sebelum upacara berlangsung, yakni ucapan Hardiknas 2026 dan video greetings Bulan Maria.

"Perlu kami sampaikan bahwa rekaman tersebut dilakukan bersamaan dengan persiapan upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Saat itu, Menag didapuk menjadi Inspektur Upacara dan sesuai tema nasional, beliau mengenakan busana adat Nusantara, dalam hal ini baju adat Aceh," kata Thobib dalam keterangannya dikutip dari situs resmi Kemenag, Rabu (13/5/2026).

Dia mengatakan, pemilihan busana adat Aceh oleh Menag dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya Aceh yang dikenal sebagai Serambi Mekkah dalam momentum nasional Hardiknas.

"Keputusan mengenakan baju Aceh dalam upacara Hardiknas adalah bentuk penghormatan Menag terhadap identitas budaya Serambi Mekkah pada momen nasional tersebut," katanya.

Thobib menegaskan, tidak ada niat dari Menteri Agama untuk menyinggung ataupun merendahkan nilai kesakralan pakaian adat Aceh. Pihaknya juga menghargai berbagai respons dan masukan dari masyarakat Aceh terkait video tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut