Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : iNews Raih Penghargaan Bergengsi di Piala Presiden 2025
Advertisement . Scroll to see content

Industri Media Babak Belur, Jurnalisme Jadi Cahaya di Tengah Gelap

Minggu, 12 April 2026 - 21:08:00 WIB
Industri Media Babak Belur, Jurnalisme Jadi Cahaya di Tengah Gelap
Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Wahyu Dhyatmika, saat menjadi narasumber talkshow Pesta Media AJI Jakarta 2026, Minggu (12/4/2026). (Foto: iNews.id/ Yuwantoro Winduajie)
Advertisement . Scroll to see content

Pemimpin Redaksi Konde.co, Luviana Ariyanti menilai kondisi saat ini sebagai periode ketika media terengah-engah, baik media arus utama maupun alternatif. Ia menggambarkan situasi yang serba terbatas: kekuatan modal belum memadai, namun tuntutan untuk tetap menghadirkan informasi yang kredibel tidak bisa ditawar.

Menurutnya, kerja jurnalistik harus tetap ada dan tidak seharusnya ditentukan oleh kecepatan semata, melainkan oleh tanggung jawab dalam menyampaikan informasi. 

Dia menegaskan, di tengah situasi sulit sekalipun, jurnalisme harus tetap hadir karena menjadi “cahaya di tengah gelap”. Ia mencontohkan awal pandemi Covid-19, ketika informasi beredar tanpa arah dan masyarakat membutuhkan rujukan yang dapat dipercaya.

Ia mengingat masa awal pandemi Covid-19, ketika informasi berseliweran tanpa arah. Dalam situasi gelap itu, jurnalisme menjadi penunjuk jalan. Tanpa jurnalisme yang bertanggung jawab yang tersisa hanya potongan cerita atau single story yang berbahaya karena menyederhanakan kenyataan.

“Jadi bagaimana media atau produk jurnalistik harus selalu mengawasi kekuasaan dan orang-orang yang suaranya kerap terpinggirkan karena diabaikan itu harus masuk suaranya,” kata Luviana.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut