Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rismon Sianipar Jawab Laporan JK, Beberkan Bukti Videonya Dimanipulasi AI
Advertisement . Scroll to see content

Diterpa Disrupsi Digital dan AI, Jurnalisme Justru Makin Dibutuhkan

Minggu, 12 April 2026 - 15:16:00 WIB
Diterpa Disrupsi Digital dan AI, Jurnalisme Justru Makin Dibutuhkan
Tiga pelaku media tengah membahas nasib jurnalisme di tengah disrupsi digital dan AI di Taman Ismail Marzuki, Minggu (12/4/2026).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Industri media tengah menghadapi tekanan berat akibat disrupsi digital dan perkembangan kecerdasan buatan (AI). Hal ini berdampak pada penurunan pendapatan hingga merosotnya kepercayaan publik. 

Di tengah situasi tersebut, para pelaku media menilai jurnalisme tetap relevan dan dibutuhkan sebagai sumber informasi yang kredibel. 

Pandangan tersebut mengemuka dalam talkshow “Babak Belur Industri Media: Masihkah Jurnalisme Dibutuhkan?” pada Pesta Media AJI Jakarta 2026 di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Minggu (12/4/2026). 

Diskusi ini menghadirkan Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wahyu Dhyatmika, Anggota Dewan Pers Abdul Manan, serta Pemimpin Redaksi Konde.co Luviana Ariyanti. 

Menurut Luviana Ariyanti, jurnalisme berperan penting sebagai sumber informasi yang dapat dipercaya terutama dalam situasi krisis. Ia menilai jurnalisme tidak hanya menyajikan informasi, tetapi juga pengetahuan melalui proses verifikasi dan peliputan di lapangan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut