Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Advertisement . Scroll to see content

Gerindra Sebut Pencalonan Presiden 20 Persen Lukai Demokrasi

Jumat, 12 Januari 2018 - 18:55:00 WIB
Gerindra Sebut Pencalonan Presiden 20 Persen Lukai Demokrasi
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Riza Patria. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut Riza, putusan MK sudah mematikan demokrasi dan membuat masyarakat tidak memiliki pilihan dalam menentukan pemimpin. Tak hanya itu, putusan diyakini menyulitkan partai politik menyiapkan kader-kader terbaiknya.

"Padahal kita partai politik menyiapkan kader tampil di pilkada, pileg dan pilpres. Tapi regulasi yang ada justru menghalangi dan membatasi. Jika nol persen semua putra-putri bangsa bisa tampil dalam pilpres sebagai capres dan cawapres," katanya.

Dia menilai, putusan MK sangat mengecewakan sekaligus menodai keinginan, hati nurani, dan pilihan rakyat. Sebaliknya, partai politik besar justru mendapat untung dari putusan MK itu.

"Kami justru menjadi partai yang bersikeras untuk memberi kesempatan kepada partai lain khususnya partai kecil agar punya kesempatan sama seperti partai besar," ujarnya.

Editor: Achmad Syukron Fadillah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut