Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Harus Perang Lawan Korupsi
Advertisement . Scroll to see content

Curhatan Agus Raharjo: KPK Seperti Dikepung dari Berbagai Macam Sisi

Jumat, 13 September 2019 - 20:57:00 WIB
Curhatan Agus Raharjo: KPK Seperti Dikepung dari Berbagai Macam Sisi
Ketua KPK Agus Raharjo (tengah) saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (13/9/2019). (Foto: iNews.id/Ilma de Sabrini)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya para pimpinan menyerahkan pengelolaan KPK kepada Presiden Jokowi. "Kami pimpinan, yang merupakan penanggung jawab tertinggi di KPK dengan berat hati pada hari ini, Jumat 13 September 2019, kami menyerahkan tanggung jawab pengelolaan KPK kepada Bapak Presiden RI (Jokowi)," kata Ketua KPK Agus.

KPK Butuh Diajak Bicara

Agus mengatakan, keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan matang. Apalagi melihat kondisi di internal dan eksternal KPK yang semakin genting.

"Kami menunggu perintah apakah kemudian kami masih akan dipercaya sampai Desember, atau kami menunggu perintah itu, dan kemudian akan tetap beroperasional seperti biasa, terus terang kami menunggu perintah itu," tutur Agus.

Aksi tabur bunga di Gedung KPK Jakarta, Jumat (13/9/2019). (Foto: iNews.id/Ilma de Sabrini)

Dia berharap, KPK diajak bicara Jokowi untuk menjelaskan kegelisahan seluruh pegawai lembaga antirasuah tersebut. Termasuk di dalamnya terkait isu-isu yang hingga hari ini, diakui Agus, tidak bisa dijawab.

"Semoga bapak presiden segera mengambil langkah-langkap untuk penyelamatan," ujarnya.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif sangat berharap kepada Jokowi agar KPK diminta pendapat terkait revisi UU KPK. Tujuannya agar bisa menjelaskan kepada publik dan kepada pegawai di KPK.

"Kami serahkan tanggung jawabnya dan kami akan tetap akan menjalankan tugas, tapi kami menunggu perintah dari presiden," ujar Laode.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut