Boni Hargens: RI Sudah Diversifikasi Impor Minyak, Selat Hormuz Ditutup Tak Masalah
“Indonesia melakukan diversifikasi sumber impor, untuk memenuhi target 30 persen itu tidak hanya bergantung pada Timur Tengah,” katanya.
Saat ini, Indonesia telah memperluas sumber pasokan minyak dari berbagai kawasan, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada jalur Timur Tengah.
“Kita impor dari Afrika Barat, kita bisa impor juga dari Rusia dan AS, artinya bahwa tanpa Selat Hormuz ke depan pun kita tidak akan bermasalah,” ujarnya.
Boni juga menyebut komunikasi Indonesia dengan negara-negara pemasok alternatif berjalan dengan baik, termasuk dengan Rusia dan Amerika Serikat, serta negara kawasan seperti Brunei Darussalam dan Malaysia.
Dengan langkah diversifikasi tersebut, ia menilai Indonesia masih memiliki ruang untuk menjaga ketahanan energi meski tekanan global meningkat akibat ketidakpastian di Selat Hormuz.
“Kita bisa impor dari Rusia, komunikasi dari Rusia juga bagus. Kita bisa impor dari Amerika, kita juga punya komunikasi yang bagus. Bahkan kita bisa impor dari Brunei dan Malaysia. Kita gak punya masalah (pasokan),” katanya.
Editor: Rizky Agustian