Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eks Menkeu Fuad Bawazier Yakin RI Belum Krisis Minyak: Tak Perlu Antre BBM
Advertisement . Scroll to see content

Boni Hargens: RI Sudah Diversifikasi Impor Minyak, Selat Hormuz Ditutup Tak Masalah

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:06:00 WIB
Boni Hargens: RI Sudah Diversifikasi Impor Minyak, Selat Hormuz Ditutup Tak Masalah
Pengamat politik Boni Hargens. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Dia menjelaskan, tekanan fiskal tersebut bukan tanpa dasar. Setiap kenaikan harga minyak dunia akan berdampak signifikan terhadap keuangan negara.

“Kenaikan harga setiap 1 dolar itu memberikan tekanan fiskal sekitar Rp10,3 triliun dengan PNBP cuma 3 koma sekian, jadi sekitar Rp7 triliun kita harus nombok,” ujarnya.

Meski demikian, Boni menilai pandangan yang menyebut Indonesia akan mengalami krisis akibat gangguan di Selat Hormuz cenderung berlebihan.

“Ada dua opini yang sedang berkembang, satu yang pesimis mengatakan bahwa Indonesia akan terdampak krisis, yang optimis termasuk saya mengatakan bahwa kita terdampak tapi tidak akan fatal,” ucapnya.

Dia menegaskan, dampak dari potensi gangguan distribusi minyak melalui Selat Hormuz masih bisa diantisipasi oleh pemerintah melalui strategi diversifikasi impor.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut