Boni Hargens: RI Sudah Diversifikasi Impor Minyak, Selat Hormuz Ditutup Tak Masalah
“Kenaikan harga setiap 1 dolar itu memberikan tekanan fiskal sekitar Rp10,3 triliun dengan PNBP cuma 3 koma sekian, jadi sekitar Rp7 triliun kita harus nombok,” ujarnya.
Meski demikian, Boni menilai pandangan yang menyebut Indonesia akan mengalami krisis akibat gangguan di Selat Hormuz cenderung berlebihan.
Said Didu Ungkap Krisis Energi Justru Berkah bagi Indonesia: Pendapatan Negara Naik
“Ada dua opini yang sedang berkembang, satu yang pesimis mengatakan bahwa Indonesia akan terdampak krisis, yang optimis termasuk saya mengatakan bahwa kita terdampak tapi tidak akan fatal,” ucapnya.
Dia menegaskan, dampak dari potensi gangguan distribusi minyak melalui Selat Hormuz masih bisa diantisipasi oleh pemerintah melalui strategi diversifikasi impor.
“Indonesia melakukan diversifikasi sumber impor, untuk memenuhi target 30 persen itu tidak hanya bergantung pada Timur Tengah,” katanya.
Saat ini, Indonesia telah memperluas sumber pasokan minyak dari berbagai kawasan, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada jalur Timur Tengah.