Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasil Survei Indikator: TNI Masih Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, MK Masuk 5 Besar
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Pegawai KPK Gadungan Peras Pejabat Pemkab Bogor, Modus Sederhana

Sabtu, 27 Juli 2024 - 01:31:00 WIB
5 Fakta Pegawai KPK Gadungan Peras Pejabat Pemkab Bogor, Modus Sederhana
Ini tampang YS, pegawai KPK gadungan yang memeras pejabat Pemkab Bogor. Dia diserahkan ke polisi untuk diproses hukum. (Foto: Nur Khabibi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap pegawai gadungan Yusuf Sulaeman di kawasan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (25/7/2024). Yusuf mengaku sebagai pegawai KPK dan memeras jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Dia beraksi sendiri dengan menggunakan mobil mewah Porsche. Kasusnya kini ditangani Polres Bogor. 

Berikut lima fakta yang dirangkum iNews.id, Jumat (26/7/2024):

1. Berawal dari Laporan Masyarakat

Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika menjelaskan penangkapan Yusuf bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya pemerasan terhadap pegawai Pemkab Bogor

KPK langsung menurunkan tim yang terdiri dari penyelidik, penyidik, dan inspektorat untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Setelah dilakukan pengecekan, Yusuf ternyata bukan pegawai KPK dan hanya beroperasi sendiri.

"KPK telah mengamankan seseorang yang mengaku pegawai KPK yang melakukan pemerasan terhadap pegawai di Pemerintahan Kabupaten Bogor," kata Tessa, Kamis (25/7/2024).

2. Mobil Porsche hingga Uang Rp300 Juta Disita

Penampakan Porsche yang disita dari Yusuf Sulaeman, pegawai KPK gadungan. Mobil mewah itu diperlihatkan ke publik di Kantor KPK. (Foto: Antara)
Penampakan Porsche yang disita dari Yusuf Sulaeman, pegawai KPK gadungan. Mobil mewah itu diperlihatkan ke publik di Kantor KPK. (Foto: Antara)

Penyidik KPK menyita sejumlah barang bukti dari Yusuf, termasuk uang tunai sebesar Rp300 juta, satu unit iPhone, dan sebuah mobil mewah Porsche berpelat B 1556 XD yang diduga hasil pemerasan. Mobil mewah tersebut sempat dipamerkan kepada publik dan diparkir di depan lobi Kantor KPK.

3. Modus Operandi Sederhana

Yusuf menggunakan modus operandi yang sederhana. Dia mengancam para pejabat Pemkab Bogor dengan menunjukkan foto pemanggilan sebagai saksi dari KPK terkait kasus terdahulu. Hal ini membuat korbannya takut dan akhirnya memberikan uang kepada Yusuf.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut