Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Survei Indikator: 79,9 Persen Publik Puas terhadap Kinerja Presiden Prabowo
Advertisement . Scroll to see content

Hasil Survei Indikator: TNI Masih Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, MK Masuk 5 Besar

Minggu, 08 Februari 2026 - 17:33:00 WIB
Hasil Survei Indikator: TNI Masih Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, MK Masuk 5 Besar
Tingkat kepercayaan publik terhadap TNI masih menjadi yang paling tinggi menurut hasil survei Indikator Politik Indonesia. (Foto: Ilustrasi/Dok. Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tingkat kepercayaan publik terhadap Tentara Nasional Indonesia (TNI) masih menjadi yang paling tinggi, meski turun sedikit. Sementara, lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cenderung naik.

Hal ini diketahui berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia teranyar yang dirilis secara daring pada, Minggu (8/2/2026). Dalam survei itu, TNI masih menduduki puncak klasemen, meskipun tingkat kepercayaan publik cenderung menurun.

"Nah, kalau dari data ini, yang paling tinggi tingkat trust-nya itu adalah TNI ya. Jadi ada total 93 persen yang sangat percaya atau cukup percaya terhadap TNI. Nah, sebenarnya agak sedikit turunnya trust terhadap TNI ini, meskipun masih di atas 90 persen," ujar Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil survei.

Merujuk data hasil survei itu, tingkat kepercayaan publik pada TNI pada 20-27 Oktober 2025 sebesar 94 persen. Sementara dalam survei 15-21Januari 2026, tingkat kepercayaan TNI menjadi 93 persen.

"Jadi ada sedikit penurunan dan karenanya perlu TNI melakukan koreksi ya supaya tidak terlalu masuk ke urusan sipil ya," tuturnya.

Menurutnya, turunnya tingkat kepercayaan publik ini akibat luasnya peran TNI yang tak lagi fokus ke pertahanan negara. Dia menilai, luasnya peran ini bisa timbulkan gesekan dengan masyarakat sipil.

"Mungkin perlu dievaluasi ya berkaitan dengan indikasi TNI yang perannya makin luas ya, bukan hanya di luar masalah pertahanan ya. Kan sudah ada indikasi TNI masuk ke MBG, masuk ke Koperasi Merah Putih, dan seterusnya ya," ucap Burhanuddin.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut