20 Contoh Teks Resensi, Lengkap dengan Strukturnya
Pagi itu seperti biasa Karyamin mengangkut batu bersama kawan-kawannya. Namun beberapa kali ia tergelincir. Ia merasakan matanya berkunang-kunang dan perutnya melilit. Setiap kali tubuh Karyamin meluncur dan jatuh terduduk, beberapa kawannya terbahak bersama. Ketika bibir Karyamin nyaris membiru dan pening di kepalanya semakin menghebat menahan rasa lapar yang menggigit, Karyamin memutuskan untuk pulang walaupun ia tahu tak ada apapun untuk mengusir suara keruyuk dari lambungnya. Kegetiran Karyamin semakin menjadi ketika sesampainya di rumah Pak Pamong menagih sumbangan dana Afrika untuk menolong orang-orang yang kelaparan di sana.
Analisis
Tema yang diangkat dalam cerpen ‘Senyum Karyamin’ adalah perjuangan. Ahmad Tohari menempatkan Karyamin sebagai tokoh yang pantang menyerah dan memiliki hati yang sabar. Cerpen ini dekat dengan kehidupan sehari-hari, karena latar suasana yang digambarkan berupa kesedihan dan kesenangan. Pengarang banyak menggunakan majas hiperbola dan personifikasi pada cerpen ini.
Evaluasi
Banyak pesan moral yang bisa diambil pembaca dalam cerpen ini. Namun, ada beberapa kata kasar dan kata daerah yang sulit dimengerti. Cerpen ini memberikan pelajaran tentang nilai moral terutama perihal tanggung jawab kemanusiaan. Terlepas dari segala kelebihan dan kekurangan yang ada, cerpen ini tetap nyaman dan layak untuk dibaca. Cerpen ini cocok dibaca untuk kalangan remaja hingga dewasa, ataupun penggemar cerita pendek klasik.
Identitas
Judul : “Keluarga Cemara”
Sutradara: Yandy Laurens
Durasi : 110 menit
Tanggal Rilis: 2018
Pemain: Ringgo Agus, Nirina Zubir, Zara Adhisty, Widuri Putri
Orientasi
Film Keluarga Cemara mungkin bukanlah film terbaru, namun kesannya masih membekas di hati penontonnya. Film ini mengisahkan kisah keluarga yang sederhana namun mengharukan. ‘Keluarga Cemara’ diangkat dari sinetron tahun 1990-an dengan judul yang sama. Cerita versi film yang ditulis Yandy Laurens bersama Gina S. Noer memiliki perbedaan dengan versi sinetron yang ditulis Arswendo Atmowiloto. Misalnya latar tempat, latar waktu menjadi lebih modern, karakter Euis lebih modern, tidak kembali ke Jakarta. Meski begitu, tidak mengurangi esensi dari cerita yang sudah ada tetapi justru melengkapi.
Sinopsis
Keluarga Cemara berkisah tentang kehidupan keluarga di Jakarta yang sebelumnya berkecukupan dan kemudian berubah ketika mereka mengalami masa sulit akibat paman yang meminjam sertifikat rumah milik Abah (Ringgo Agus Rahman) yang membuat Abah bangkrut. Kemudian untuk sementara waktu, Abah memutuskan untuk pindah ke rumah di daerah terpencil Bogor, Jawa Barat. Rumah tersebut adalah warisan dari ayah Abah dan merupakan tempat di mana Abah menghabiskan masa kecilnya. Dalam persidangan, ternyata Abah kalah dan keluarga mereka terancam hidup dalam kemiskinan di desa tersebut untuk selamanya. Abah kemudian menjadi driver ojek online yang berpenghasilan tidak tetap.