20 Contoh Teks Resensi, Lengkap dengan Strukturnya
Hasilnya begitu memuaskan. Latar itu berperan penting dalam menyuguhkan nyawa film, baik secara narasi maupun visual. Budi Pekerti juga terasa membumi sekaligus nyata, menunjukkan usaha Wregas merawat akurasi latar dan suasana secara teliti dan bijak.
Di sisi lain, Budi Pekerti juga brilian dalam menyuguhkan dialog yang hampir seluruhnya berbahasa Jawa. Film ini ternyata berhasil memastikan semua karakternya dapat berinteraksi secara luwes, bahkan dalam urusan aksen medok
Saya tentu tidak ragu dengan ketelitian Wregas dalam menulis dialog. Ia terbukti cermat menentukan dialog mana yang harus memakai bahasa Jawa ngoko, krama inggil , kombinasi dengan bahasa Indonesia, termasuk kapan harus mengumpat atau ‘misuh’.
Kemampuan itu diimbangi dengan penampilan prima semua aktor yang terlibat, bahkan bagi mereka yang hanya mendapat screen time kurang dari semenit.
Evaluasi
Budi Pekerti menghadirkan sejumlah simbol semiotika pada visualnya yang bisa dibilang jadi ciri khas tersendiri. Sayangnya, arti dari beberapa simbol semiotika tersebut kurang tergambarkan dengan jelas sewaktu menonton, berbeda seperti film garapan Wregas sebelumnya yaitu Penyalin Cahaya yang artinya sangat jelas.