Menyusuri Jakarta dengan Mesin Waktu, Berwisata ke Masa Batavia
Meski bertema sejarah, pembawaan tur yang dibuat tidak selalu serius. Supri mengatakan, para tour guide didorong menciptakan suasana cair sambil bercanda-canda agar peserta yang datang, terutama yang sendirian, tetap merasa nyaman.
“Banyak juga akhirnya mereka yang kenalan, punya teman baru, terus bahkan sampai janjian ikut tour berikutnya,” katanya. Bahkan ada peserta yang tercatat sudah mengikuti tur hingga 60 kali karena banyaknya tema dan rute berbeda yang ditawarkan.
Selain sejarah, beberapa tur menggabungkan cerita kuliner dan restoran tua yang memiliki jejak panjang dalam perkembangan kota.
“Jadi tempat yang kita setop itu adalah tempat yang memang punya cerita, jadi bukan cuma hanya makan,” ujar Supri.
Di balik berkembangnya Walk Indies, ada sosok pendirinya, Rico Pratama. Meski berlatar belakang pendidikan ekonomi dan marketing, Rico dikenal memiliki ketertarikan besar terhadap sejarah.