Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Laba-Laba Hantu Pertama di Asia Tenggara Ditemukan di Pulau Jawa
Advertisement . Scroll to see content

Menyusuri Jakarta dengan Mesin Waktu, Berwisata ke Masa Batavia

Jumat, 29 Mei 2026 - 05:15:00 WIB
Menyusuri Jakarta dengan Mesin Waktu, Berwisata ke Masa Batavia
Papan petunjuk di Museum Bahari, Jakarta (foto: iNews.id/Reza Fajri)
Advertisement . Scroll to see content

Meski bertema sejarah, pembawaan tur yang dibuat tidak selalu serius. Supri mengatakan, para tour guide didorong menciptakan suasana cair sambil bercanda-canda agar peserta yang datang, terutama yang sendirian, tetap merasa nyaman. 

“Banyak juga akhirnya mereka yang kenalan, punya teman baru, terus bahkan sampai janjian ikut tour berikutnya,” katanya. Bahkan ada peserta yang tercatat sudah mengikuti tur hingga 60 kali karena banyaknya tema dan rute berbeda yang ditawarkan.

Selain sejarah, beberapa tur menggabungkan cerita kuliner dan restoran tua yang memiliki jejak panjang dalam perkembangan kota.

“Jadi tempat yang kita setop itu adalah tempat yang memang punya cerita, jadi bukan cuma hanya makan,” ujar Supri.

Di balik berkembangnya Walk Indies, ada sosok pendirinya, Rico Pratama. Meski berlatar belakang pendidikan ekonomi dan marketing, Rico dikenal memiliki ketertarikan besar terhadap sejarah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut