Salut! Pria Obesitas Sukses Turunkan Berat Badan 165 Kg Tanpa Bantuan Obat
“Kerja luar biasa, anak muda, kamu sangat menginspirasi!!!” tulis salah satu warganet.
“Teruskan kerja bagus ini dan tetaplah kuat,” komentar pengguna Facebook lainnya.
Kisah Craft sangat kontras dengan banyak orang lain yang mengandalkan obat-obatan seperti Ozempic dan Wegovy untuk menurunkan berat badan. Padahal, obat-obatan semacam itu memiliki efek samping.
Ozempic misalnya, seorang dokter mengatakan kepada portal berita Alarabiyah bahwa obat tersebut dapat menyebabkan mual, muntah, diare, sembelit, dan gejala gastrointestinal lainnya. Meskipun Ozempic terbukti baik dalam pengelolaan obesitas, obat-obatan ini hanya boleh dikonsumsi setelah berdiskusi dengan dokter yang menangani masalah obesitas atau ahli endokrin mengenai dampaknya.
Baru-baru ini, dalam sebuah wawancara dengan Fox News, Dr Marc Siegel menjelaskan bahwa ada kecenderungan pasien menggunakan obat secara berlebihan untuk menurunkan berat badan dengan cepat. “Mukosa bukal, lemak, meninggalkan wajah Anda, dan Anda menjadi tampak kurus. Perubahan ini mungkin tidak dapat diubah,” ucapnya.
Obat lainnya, Wegovy, juga dapat membantu orang menurunkan lebih dari 10 persen dari total berat badan mereka. Namun, obat ini juga memiliki sejumlah efek samping termasuk mual, diare, sembelit, dan muntah.
Editor: Ahmad Islamy Jamil