Karina Ranau Trauma Berat usai Dianiaya di Warung, Takut Jalan Sendiri Terbayang Wajah Pelaku
Trauma tersebut juga berdampak pada aktivitasnya dalam mengelola usaha kuliner. Jika sebelumnya Karina rutin datang ke warung sejak pagi, kini dia baru berani datang menjelang siang karena masih berusaha mengatasi rasa takut.
"Biasanya saya ke warung setelah kejadian itu pagi jam 6 kadang jam 7, ini saya agak siang jam 12 kadang jam 1 masih apa ya mencoba mencerna kejadian itu, takut," ujarnya.
Karina mengaku sempat berencana menemui psikolog untuk mendapatkan pendampingan. Namun, untuk saat ini masih mencoba menguatkan, mengingat sebelumnya juga pernah menjalani terapi psikologis setelah kepergian sang suami.
"Tadinya saya sempat mau ke psikolog cuma saya masih mengerem diri karena pada saat almarhum suami meninggal saya pernah ke psikolog juga untuk bangkit dan sembuh dan saya sudah sembuh. Saya menghindari itu, tapi jika memang nantinya saya perlukan mungkin saya akan pergi ke sana," katanya.
Editor: Dani M Dahwilani