Hukum Potong Rambut Saat Puasa Ramadhan: Boleh atau Membatalkan?
Allah berfirman:
وَمَنْ يَرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُولَئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ وَأُولَئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
(QS. Al-Baqarah: 217)
Artinya: "Barang siapa yang murtad di antara kamu dari agamanya (Islam), lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya."
Ibnu Qudamah menyatakan:
لا نعلم بين أهل العلم خلافاً في أنّ من ارتد عن الإسلام في أثناء الصوم أنه يفسد صومه، وعليه قضاء ذلك إذا عاد إلى الإسلام، سواءٌ أسلم في أثناء اليوم أو بعد انقضائه…
"Kami tidak mengetahui adanya perselisihan di kalangan ulama bahwa orang yang murtad dari Islam ketika sedang berpuasa maka puasanya batal, dan dia wajib mengqadha' puasa tersebut jika dia kembali masuk Islam, baik masuk Islam di hari murtadnya atau di hari yang lain..." (Al-Mughni, 3/133)
Berdasarkan hadis dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: