Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BPS Catat Inflasi Maret 2026 Turun jadi 0,41% meski Puasa dan Lebaran
Advertisement . Scroll to see content

Hukum Potong Rambut Saat Puasa Ramadhan: Boleh atau Membatalkan?

Senin, 03 Maret 2025 - 16:20:00 WIB
Hukum Potong Rambut Saat Puasa Ramadhan: Boleh atau Membatalkan?
Hukum Memotong Rambut saat Puasa Ramadhan  (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

أَلَيْسَ إِذَا حَاضَتْ لَمْ تُصَلِّ وَلَمْ تَصُمْ

(HR. Bukhari 304)

Artinya: "Bukankah ketika wanita sedang haid dia tidak boleh shalat dan puasa?"

Ibnu Qudamah menjelaskan:

أجمع أهل العلم على أن الحائض والنفساء لا يحل لهما الصوم، وأنهما يفطران رمضان ويقضيان، وأنهما إذا صامتا لم يجزئهما الصوم

"Ulama sepakat bahwa wanita haid dan nifas tidak diperbolehkan berpuasa. Mereka harus berbuka di bulan Ramadhan dan mengqadha'nya di hari lain. Jika mereka tetap berpuasa, puasanya tidak sah." (Al-Mughni, 3/152)

Syaikhul Islam juga menegaskan adanya ijma’:

وكذلك ثبت بالسنة واتفاق المسلمين أنّ دم الحيض ينافي الصوم، فلا تصوم الحائض، لكن تقضي الصوم

"Demikian pula terdapat dalil dari Sunnah dan kesepakatan kaum Muslimin, bahwa keluarnya darah haid menafikan (membatalkan) puasa. Oleh karena itu, wanita haid tidak boleh berpuasa, namun wajib mengqadha' puasanya." (Majmu’ Fatawa, 25/220)

Di tempat lain dalam Majmu’ Fatawa, beliau juga menegaskan:

وخروج دم الحيض والنفاس يفطر باتفاق العلماء

"Keluarnya darah haid dan nifas membatalkan puasa berdasarkan kesepakatan ulama." (Majmu’ Fatawa, 25/267)

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut