Bahaya Makan Mi Instan saat Buka dan Sahur, Jangan Anggap Sepele Ini Dampaknya bagi Kesehatan
Tak hanya itu, asupan natrium yang tinggi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke, penyakit jantung, serta gangguan metabolisme seperti diabetes. Saat dikonsumsi saat sahur, kandungan garam yang tinggi juga bisa membuat tubuh lebih cepat merasa haus saat berpuasa.
Lemak Jenuh dan Kalori Tinggi Picu Obesitas
Mengutip Healthline, satu porsi mi instan mengandung sekitar 43 gram dengan 188 kalori. Meski terasa mengenyangkan, mi instan sangat minim kandungan nutrisi penting seperti protein, serat, vitamin A, vitamin C, vitamin B12, kalsium, magnesium, dan kalium.
Selain itu, kandungan antioksidan dan fitokimia dalam mi instan juga sangat rendah. Padahal, zat tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh dan melindungi sel dari kerusakan.
Jika dikonsumsi berlebihan tanpa diimbangi asupan gizi lain, kalori tinggi dalam mie instan dapat meningkatkan risiko obesitas atau kelebihan berat badan. Tubuh cenderung hanya menyerap kalori tanpa mendapatkan nutrisi esensial yang dibutuhkan.
Gangguan Pencernaan
Bahaya makan mie instan saat sahur dan berbuka juga berkaitan dengan sistem pencernaan. Mi instan diawetkan menggunakan Tertiary-butyl hydroquinone (TBHQ), zat aditif berbasis minyak bumi yang juga ditemukan dalam produk seperti pernis dan pestisida.