Bahaya Makan Mi Instan saat Buka dan Sahur, Jangan Anggap Sepele Ini Dampaknya bagi Kesehatan
JAKARTA, iNews.id - Bahaya kebanyakan makan mi instan saat sahur dan berbuka puasa kerap diabaikan banyak orang selama bulan Ramadan. Padahal, momen sahur dan berbuka menjadi waktu penting untuk mengisi energi sebelum dan sesudah berpuasa seharian penuh.
Tubuh membutuhkan asupan protein, vitamin, mineral, dan nutrisi seimbang agar tetap bertenaga saat berpuasa. Sayangnya, tidak sedikit orang justru memilih makanan praktis yang minim gizi, salah satunya mie instan.
Cara penyajian yang cepat dan rasa yang dianggap lezat membuat mi instan sering menjadi pilihan utama saat sahur maupun berbuka. Terlebih ketika bangun sahur dalam kondisi terlambat, mie instan kerap menjadi solusi instan agar tidak melewatkan makan sahur.
Padahal, jika dikonsumsi secara terus-menerus, bahaya makan mie instan saat sahur dan berbuka dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Kandungan natrium, lemak jenuh, serta minimnya nutrisi penting menjadi faktor utama yang perlu diwaspadai.
Minyak Zaitun Bisa Tingkatkan Gizi Makanan, Begini Cara Konsumsi yang Tepat
Gangguan Kesehatan akibat Kandungan Natrium Tinggi
Melansir Keck Medicine of USC, mie instan dikenal memiliki kandungan natrium yang cukup tinggi. Konsumsi natrium berlebihan secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Wajib Tahu! Kurma Ternyata Harus Dicuci sebelum Dimakan
Tak hanya itu, asupan natrium yang tinggi juga dikaitkan dengan peningkatan risiko stroke, penyakit jantung, serta gangguan metabolisme seperti diabetes. Saat dikonsumsi saat sahur, kandungan garam yang tinggi juga bisa membuat tubuh lebih cepat merasa haus saat berpuasa.