Fantastis! Wamen Imipas Silmy Karim Diduga Kantongi Rp100 Juta Setiap Pekan dari Pemerasan WNA
“Penggunaan istilah ‘malaikat’ dimaksudkan sebagai kode distribusi uang kepada para pejabat tinggi di lingkungan Dirjen Imipas/Kementerian Imipas,” ujar Setyo.
Tak hanya itu, penyidik juga menemukan penggunaan istilah yang diambil dari personel grup musik untuk menggambarkan aliran dana kepada pihak-pihak tertentu. Kode seperti vokalis, gitaris, backing vocal hingga koreografer disebut menjadi sandi dalam pembagian uang hasil pemerasan.
“Kode lainnya menggunakan istilah pembayaran konser grup band, seperti vokalis, gitaris, backing vocal, dan koreografer yang merepresentasikan aliran uang kepada pihak tertentu,” katanya.
Menurut KPK, uang hasil pemerasan tersebut tidak hanya dinikmati untuk kepentingan pribadi, tetapi juga digunakan untuk membeli aset dan mendanai berbagai kegiatan usaha guna menyamarkan asal-usul dana.
“Uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi, pembelian aset, maupun kegiatan usaha seperti mendirikan perusahaan towing sebagai upaya menyamarkan penerimaan uang tersebut,” tutur Setyo.
Editor: Suriya Mohamad Said