Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eks Bos Pinjol Investree Adrian Gunadi Langsung Ditahan usai Dipulangkan dari Qatar
Advertisement . Scroll to see content

Ketika Rakyat Menjerit, OJK Harus Berlari Lebih Cepat

Sabtu, 04 Oktober 2025 - 21:39:00 WIB
Ketika Rakyat Menjerit, OJK Harus Berlari Lebih Cepat
Ilustrasi, Kasus jerat pinjol dan kejamnya debt colletor perusahaan leasing menjadi video viral hampir di semua sosial media. (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

"Kita bukan kabur utang, tapi capek galau tulak OJK, ramaikan berantas ini!" tulisnya. Pemilik akun ini akhirnya melapor ke OJK. Tapi respons awal lambat, baru efektif setelah viral. 

OJK Harus Upgrade Diri, Lima Celah yang Perlu Ditambal

OJK hebat dlam mengatur, tapi seperti mobil sport dengan ban kempes, yang pastinya tidk dpt melaju dengan maksimal. Dari beberapa kasu yang terlihat di media online dan media sosial, setidaknya ada lima kelemahan utama OJK.

Kelemahan pertama adalah lambatnya penanganan awal. Seperti yang dialami oleh Sarah yang harus menunggu dua bulan sebelum mendapt keringanan dengan hanya membayar pokok utangnya saja. 

Begitu juga kita lihat pada kasus HZ. HZ harus menunggu motornya kembali sepekan setelah viral. Akhirnya HZ tidak bisa mencari nafkah. Bahakan bisa saja motornya benaran hilang kalau ternyata sempat dijual.

Kelemahan kedua adalah kurang meratanya edukasi ke pedasaan. Kampanye OJK memang oke di kota. Namuan wilayah pedesaan di prianga timur, 42% korban pinjol, yaitu guru honorer desan yang memiliki literasi rendah. Pada Agustus 2025, akun X @tiidurpagi membuat tweet "Guru honorer korban utama, OJK harus ke sekolah desa." 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut