OJK Gandeng OECD Luncurkan Kajian Pemanfaatan Teknologi di Sektor Asuransi
Ogi memandang perusahaan asuransi dalam negeri perlu bergegas merespons digitalisasi, dengan menentukan langkah-langkah strategis untuk dapat bertransformasi dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi. Menurutnya, ini penting untuk mendukung implementasi proses bisnis serta meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen.
Chair OECD Insurance and Private Pensions Committee (IPPC) Yoshihiro Kawai, menyampaikan perkembangan teknologi dapat berkontribusi dalam mendorong pengurangan risiko pemegang polis.
“Dengan teknologi dapat meningkatkan kapasitas perusahaan asuransi dalam menilai risiko, menetapkan harga secara lebih akurat, mengenali risiko secara lebih baik, dan mitigasi atau penanganan risiko yang lebih baik pula,” ujar dia.
Yoshihiro mewanti-wanti bahwa penerapan teknologi baru ini dapat menciptakan risiko bagi perusahaan asuransi dan pemegang polis mereka, sehingga perlu dikelola dengan hati-hati oleh penyedia layanan. Adapun pengembangan kerangka kerja regulasi dan pengawasan yang sesuai juga sangat diperlukan
Sementara itu, Senior Policy Analyst OECD Timothy Bishop, menambahkan bahwa regulator dan pengawas asuransi memegang peran kritis dalam menyeimbangkan kebutuhan untuk memungkinkan penggunaan teknologi.