Kisah Yammy Babeh, Keripik Singkong dari Desa Jajal Pasar Mancanegara (Bagian I)
Menyandang status difabel pendengaran tak membuat daya juang Elis surut. Di Sukabumi, dia membantu usaha properti yang dijalankan sang suami. Dia bertanggung jawab terhadap strategi dan manajemen bisnisnya.
Di samping itu, Elis juga mengisi waktunya dengan mengajar di salah satu yayasan pendidikan Islam di Sukabumi. “Mengajar memang sudah menjadi hobi saya. Jadi, ada sesuatu yang menyenangkan saya rasakan di saat mengajar,” katanya.
Pada 2016, usaha properti Roni bangkrut. Proyek pembangunan sekolah swasta yang dia jalankan di Sukabumi tidak dibayarkan oleh sang pemilik sekolah sebesar Rp100 juta. Tak hanya itu, dia juga harus menanggung utang ke toko bahan bangunan sebesar Rp7 juta.
Namun, rasa tanggung jawab sebagai kepala keluarga mendorong Roni memutar otak untuk mencari cara lain menghidupi istri dan anak-anaknya.
“Kebetulan di seputar wilayah kami itu banyak sekali kebun singkong. Karena suami saya itu orangnya kreatif, kepikiranlah untuk membuat suatu kreasi dari bahan baku singkong,” ungkap Elis.