Kisah Yammy Babeh, Keripik Singkong dari Desa Jajal Pasar Mancanegara (Bagian I)
JAKARTA, iNews.id – Bagi seorang pengusaha yang tangguh, keterpurukan bukan akhir dari segala-galanya. Kondisi semacam itu bisa jadi titik awal dari kesuksesan baru.
Pengalaman Ade Soelistyowati (Elis) bersama sang suami, Sahroni Bachrun (Roni), menjadi buktinya. Kebangkrutan memaksa pasangan ini untuk merintis usaha baru dari nol, beberapa tahun lalu. Perjuangan mereka pun tak sia-sia.
UMKM yang mereka bangun, Yammy Babeh, kini mampu menghasilkan omzet ratusan juta rupiah per tahun. Penjualan produknya pun sudah merambah ke pasar mancanegara. Tak hanya itu, Yammy Babeh juga berhasil menyabet juara 1 ajang BRIlianpreneur 2021.
BRIlianpreneur adalah program binaan Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang telah berlangsung sejak 2019. Lewat program tersebut, para pelaku UMKM dapat menampilkan produk-produk terbaik dalam negeri, sekaligus mendukung pemerintah dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.
Kisah perjalanan Yammy Babeh sejatinya berawal dari 2009. Kala itu, Elis mendapat musibah. Dia terkena stroke. Penyakit tersebut memaksa perempuan berusia 44 tahun itu berhenti dari pekerjaannya sebagai karyawan perusahaan jasa ekspedisi di Jakarta.