Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dampak Kenaikan Harga Pertamax, Pengusaha Warteg Terpaksa Kecilkan Porsi Lauk
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Yammy Babeh, Keripik Singkong dari Desa Jajal Pasar Mancanegara (Bagian I)

Rabu, 16 Maret 2022 - 23:36:00 WIB
Kisah Yammy Babeh, Keripik Singkong dari Desa Jajal Pasar Mancanegara (Bagian I)
Ade Soelistyowati (kanan) bersama sang suami, Sahroni Bachrun (kiri), dan produk kripik singkong Yammy Babeh hasil kreasi mereka. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah sembuh, Elis pun beralih profesi menjadi dosen di salah satu kampus swasta di Ibu Kota. Namun, pada 2012, ibu empat anak itu kembali terserang stroke untuk yang kedua kali. 

Sejak itu, Elis dan suaminya memutuskan untuk hijrah ke Sukabumi, Jawa Barat. Di sana, mereka tinggal di sebuah desa yang terletak di kaki Gunung Gede-Pangrango dan perkebunan teh Goalpara.

“Saya bersama keluarga pindah ke Sukabumi dalam rangka ikhtiar untuk kesembuhan penyakit saya,” ungkap Elis kepada iNews.id, Rabu (16/3/2022).

Menurut Elis, udara Sukabumi yang memang sejuk dan asri, membuatnya bersyukur sehingga bisa sembuh dari stroke. Namun, setelah mendapat serangan penyakit yang sama secara berulang, fungsi indra pendengar Elis menjadi menurun.

“Telinga kiri saya secara total tidak bisa lagi mendengar. Sementara telinga kanan  kurang lebih 20 persen masih bisa mendengar, dan sekarang saya menggunakan alat bantu dengar,” tutur perempuan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma itu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut