Heboh! Tren Nasi Padang Sachet, Pandawara Ingatkan Potensi Polusi Sampah Baru

Niko Prayoga
Tren nasi padang sachet menuai sorotan dari kelompok aksi sosial dan aktivis pelestari lingkungan, Pandawara Group. (Foto: Instagram)

“Di saat negara kita sedang krisis ataupun darurat sampah plastik, seharusnya inovasi yang dibuat bisa lebih mengarah kepada kemasan yang lebih ramah lingkungan atau kemasan yang tidak satu kali pakai,” ucapnya.

Tak hanya kepada kreator konten, Pandawara juga menyampaikan pesan kepada perusahaan-perusahaan besar yang memproduksi plastik dalam jumlah besar. Mereka berharap ada tanggung jawab nyata serta program sosial berkelanjutan untuk mengurangi dampak limbah plastik.

“Dan juga untuk perusahaan-perusahaan besar yang menghasilkan sampah plastik dalam skala yang besar, kami pun berharap perusahaan-perusahaan tersebut bisa bertanggung jawab atas apa yang telah mereka produksi. Dan juga diharapkan mereka bisa membuat program-program sosial responsibility yang lebih berkelanjutan,” kata Rafly, mewakili Pandawara.

Sorotan tersebut mendapat respons positif dari sejumlah influencer yang sempat mempopulerkan tren nasi padang sachet. Salah satunya konten kreator dan TikToker Rasyid Muhammad yang memberikan tanggapan di kolom komentar unggahan Pandawara.

“Teman-teman Pandawara! Terima kasih atas tegurannya,” ucap Rafly.

Dia mengakui konten yang dibuatnya berpotensi menjadi contoh kurang baik bagi para pengikutnya. Menurut dia, hal tersebut menjadi evaluasi penting agar ke depan lebih mempertimbangkan aspek lingkungan.

“Apa yang aku lakukan secara tidak langsung menjadi contoh yang tidak baik untuk audience aku. Hal ini menjadi pembelajaran besar buat aku. Terima kasih ya atas reminder baik ini. Kita usahakan kemasan yang ramah lingkungan itu,” ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pedagang Pasar Angke Masih Bandel Buang Sampah di Jalan, Sanksi Tegas Menanti

57 tahun lalu

Pramono Ungkap Rencana Bangun 3 PLTSa, Tekan Produksi Sampah 9.000 Ton per Hari

57 tahun lalu

Pramono Evaluasi Program Pilah Sampah Tiap 2 Pekan: Bantargebang Sudah Tak Mampu lagi

57 tahun lalu

153 Pasar di Jakarta Diwajibkan Pilah Sampah sebelum Dikirim ke Bantargebang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal