Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Pondok Kelapa Jaktim Olah Sampah dengan Biopori, Pramono: Semoga Wilayah Lain Iri
Advertisement . Scroll to see content

Pramono Setuju Ciangir Jadi Lokasi Penampungan Kompos, Yakin 9.000 Ton Sampah Tertangani

Senin, 08 Juni 2026 - 02:07:00 WIB
Pramono Setuju Ciangir Jadi Lokasi Penampungan Kompos, Yakin 9.000 Ton Sampah Tertangani
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Ravie Wardani)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah menyetujui pemanfaatan wilayah Ciangir, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang sebagai lokasi penampungan kompos. Langkah tersebut merupakan upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menangani sekitar 9.000 ton sampah yang dihasilkan ibu kota setiap harinya.

"Saya sudah menyetujui secara prinsip untuk Ciangir yang ada di Provinsi Banten digunakan untuk menampung kompos ya, anorganik kompos kita yang ada. Kalau itu bisa dilakukan secara menyeluruh, maka kurang lebih 9.000 ton sampah yang ada di Jakarta insya Allah akan tertangani," kata Pramono di Jakarta Timur, Minggu (7/6/2026).

Dia menjelaskan penanganan sampah Jakarta tidak hanya mengandalkan Ciangir. Sampah Jakarta akan dimanfaatkan untuk pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) yang berada di Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

"Sebagian besar kita gunakan untuk pembangkit listrik tenaga sampah yang ada di Bantargebang, Ujungan, dan juga di Sunter. Sebagian untuk Rorotan, untuk RDF (Refuse Derived Fuel) ada dua di Rorotan dan juga di Bantargebang," ucap Pramono.

Dengan berbagai skema pengolahan sampah seperti kompos, PLTSa dan RDF, Pramono berharap seluruh sampah harian Jakarta bisa dimanfaatkan dengan baik. Hal ini juga bisa mengurangi beban sampah di Ibu Kota.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut