Heboh! Tren Nasi Padang Sachet, Pandawara Ingatkan Potensi Polusi Sampah Baru

Niko Prayoga
Tren nasi padang sachet menuai sorotan dari kelompok aksi sosial dan aktivis pelestari lingkungan, Pandawara Group. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id – Tren nasi padangsachet menuai sorotan dari kelompok aksi sosial dan aktivis pelestari lingkungan, Pandawara Group. Tren yang tengah ramai di media sosial itu dinilai berpotensi menimbulkan polusi sampah plastik baru di tengah kondisi darurat sampah nasional.

Tren nasi padang sachet menyulap porsi nasi padang berukuran besar menjadi kemasan kecil dengan memasukkan nasi dan lauk pauk ke dalam plastik es lilin. Konsep ini dianggap praktis dan unik sehingga cepat menyebar di berbagai platform digital.

Sorotan tersebut disampaikan Pandawara melalui unggahan video di akun Instagram resmi mereka. Dalam video itu, salah satu anggota Pandawara, Rafly Pasya, menyampaikan kekhawatiran terkait dampak lingkungan dari penggunaan plastik sekali pakai dalam jumlah banyak.

“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada pembuat inovasi dan seluruh influencer yang mengiklankan kemasan tersebut, kami ingin menyampaikan bahwa justru hal itu akan menjadi polusi sampah baru. Kemasan plastiknya yang dibikin kecil-kecil justru akan menghasilkan sampah plastik dengan skala besar nantinya,” kata Rafly mewakili Pandawara dalam unggahan videonya, dikutip Sabtu (28/2/2026).

Dia menegaskan, Indonesia saat ini berada dalam kondisi darurat sampah plastik. Karena itu, setiap inovasi yang muncul di ruang publik seharusnya mengedepankan aspek keberlanjutan dan meminimalkan penggunaan kemasan sekali pakai.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pedagang Pasar Angke Masih Bandel Buang Sampah di Jalan, Sanksi Tegas Menanti

57 tahun lalu

Pramono Ungkap Rencana Bangun 3 PLTSa, Tekan Produksi Sampah 9.000 Ton per Hari

57 tahun lalu

Pramono Evaluasi Program Pilah Sampah Tiap 2 Pekan: Bantargebang Sudah Tak Mampu lagi

57 tahun lalu

153 Pasar di Jakarta Diwajibkan Pilah Sampah sebelum Dikirim ke Bantargebang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal