Hariyanto menjelaskan jika mereka diarahkan untuk melakukan kolaborasi dan sinergitas dengan APBI. "Jadi bekerjasama dengan asosiasi perbelanjaan yang ada di mal-mal yang ada di kota besar pada saatnya nanti. Itulah upaya upaya kami lakukan," ujarnya.
Wali Kota Mataram yang diwakili Asisten Daerah I, Lalu Martawang memaparkan, di Kota Mataram potensi ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan antara lain dari bidang kriya. "Kemudian subsektor kuliner, musik dan seterusnya, sehingga melalui pengembangan kota kreatif inilah unggulan menjadi subsektor menjadi penggalang, pendorong sub-subsektor yang lainnya," tutur dia.
Dengan begitu, dia optimistis hal tersebut akan menggerakkan sektor perekonomian lainnya yang ada di Kota Mataram. "Semua potensi ekonomi kreatifnya bergerak yang akan berdampak positif pada perekonomian di Kota Mataram dan sekitarnya," katanya.