Forum Backstagers Tantang Said Didu Debat Terbuka usai Singgung EO Tempat untuk Korupsi
JAKARTA, iNews.id - Forum Backstagers Indonesia merespons pernyataan Said Didu yang menyebut Event Organizer (EO) merupakan tempat paling aman untuk melakukan praktik korupsi.
Ketua Forum Backstagers Indonesia, Andro Rohmana menyebut pernyataan yang disampaikan Said Didu bukan pertama kalinya pejabat atau tokoh publik gagal menilai ekonomi kreatif. Termasuk kekeliuran pernyataan yang menyebut EO adalah tempat korupsi paling aman.
"Ketika tokoh publik dan seluruh penyelenggara acara berbicara mengenai EO adalah tempat korupsi paling aman, itu sama saja sesat pikiran," kata Andro dikutip dari tayangan video di Instagram, Jumat (3/4/2026).
"Ini bukan saja kita berbicara kekeliruan, tetapi ini tanda bahwa sistem kita masih buta pada sebuah nilai ekonomi kreatif," tuturnya.
Said Didu Ungkap Krisis Energi Justru Berkah bagi Indonesia: Pendapatan Negara Naik
Andro menambahkan, kritikan yang dilayangkan Said Didu terkait uang Rp50 triliun menguap melalui Event Organizer dengan mencatut profesi jutaan orang tanpa data adalah fitnah.
"Bapak bilang, Rp50 triliun menguap melalui Event Organizer, dari mana bapak dapat angka itu? Audit BPK? atau laporan KPK? atau hanya asumsi bapak sendiri?" ucapnya.
Abraham Samad hingga Said Didu Bertemu Prabowo, Mensesneg: Bukan Tokoh Oposisi
Dia menegaskan, industri event di Tanah Air menyumbang anggaran Rp128 triliun ke PDB RI dengan multiplier effect 2,36 kali lipat.
"Artinya apa? setiap rupiah yang masuk ke industri kami kembali ke masyarakat 2,36 kali lipat melalui katering, sopir truk, vendor tenda, seniman panggung, peraji souvenir, bahkan kru freelancer yang menggantungkan hidupnya di industri event," ujarnya.