Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BPS bakal Gelar Sensus Ekonomi 2026, Siap Datangi 92 Juta Rumah
Advertisement . Scroll to see content

Forum Backstagers Tantang Said Didu Debat Terbuka usai Singgung EO Tempat untuk Korupsi

Jumat, 03 April 2026 - 10:44:00 WIB
Forum Backstagers Tantang Said Didu Debat Terbuka usai Singgung EO Tempat untuk Korupsi
Ketua Forum Backstagers Indonesia, Andro Rohmana menyebut pernyataan yang disampaikan Said Didu terkait EO tempat korupsi paling aman adalah sesat pikiran. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Forum Backstagers Indonesia merespons pernyataan Said Didu yang menyebut Event Organizer (EO) merupakan tempat paling aman untuk melakukan praktik korupsi

Ketua Forum Backstagers Indonesia, Andro Rohmana menyebut pernyataan yang disampaikan Said Didu bukan pertama kalinya pejabat atau tokoh publik gagal menilai ekonomi kreatif. Termasuk kekeliuran pernyataan yang menyebut EO adalah tempat korupsi paling aman.

"Ketika tokoh publik dan seluruh penyelenggara acara berbicara mengenai EO adalah tempat korupsi paling aman, itu sama saja sesat pikiran," kata Andro dikutip dari tayangan video di Instagram, Jumat (3/4/2026).

"Ini bukan saja kita berbicara kekeliruan, tetapi ini tanda bahwa sistem kita masih buta pada sebuah nilai ekonomi kreatif," tuturnya.

Andro menambahkan, kritikan yang dilayangkan Said Didu terkait uang Rp50 triliun menguap melalui Event Organizer dengan mencatut profesi jutaan orang tanpa data adalah fitnah.

"Bapak bilang, Rp50 triliun menguap melalui Event Organizer, dari mana bapak dapat angka itu? Audit BPK? atau laporan KPK? atau hanya asumsi bapak sendiri?" ucapnya.

Dia menegaskan, industri event di Tanah Air menyumbang anggaran Rp128 triliun ke PDB RI dengan multiplier effect 2,36 kali lipat. 

"Artinya apa? setiap rupiah yang masuk ke industri kami kembali ke masyarakat 2,36 kali lipat melalui katering, sopir truk, vendor tenda, seniman panggung, peraji souvenir, bahkan kru freelancer yang menggantungkan hidupnya di industri event," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut