Saatnya Menganggap Penting Cabor Atletik dan Renang

Hanna Fauzie
Indonesia mulai harus bepikir untuk serius mengembangkan atletik dan renang. (Foto: NOC Indonesia)

Indonesia di Paris 2024

Indonesia terbang ke Paris, dengan membawa  29 atlet, enam di antaranya wakil yang bertarung di cabor tepok bulu. Sangat nyata ekspektasi dari cabang inilah setidaknya satu emas bisa direbut.

Lalu, ketika atlet kita berguguran, banyak alasan mengemuka. Mulai dari lambatnya regenerasi, hingga urusan internal PBSI.  

Sedangkan dari cabor angkat besi, tim Merah Putih mengutus Eko Yuli Irawan, andalan penyumbang medali, Nurul Akmal serta atlet muda Rizki Juniansyah.

Malang tak dapat ditolak, Eko Yuli mengalami cedera ketika beraksi. Rizki yang berstatus debutan justru tampil gemilang. Rizki mampu mencatatkan angkatan 354 kilogram, unggul atas Weeraphon Wichhuma (346 kg) dan Dimitrov Bozhidar Andreev (344 kg), dan berhak atas medali emas.

Dari cabor panahan, Arif Dwi Pangestu, Diananda Choirunisa, Rezza Octavia,  serta Syifa Nur Afifah Kamal pun tak mampu berbuat banyak. Wakil Indonesia dari cabor lain juga sama, yakni Rio Waida (selancar ombak), Memo (dayung), Bernard Benyamin van Aert (balap sepeda) dan Fathur Gustafian (menembak).

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zohri Dikalahkan Pelari Thailand! Sprinter Indonesia Raih Perak di SEA Games 2025 

57 tahun lalu

Jonatan Christie Buka-bukaan Alasan Tinggalkan Pelatnas demi Keluarga: Saya Egois demi Olimpiade!

57 tahun lalu

Jonatan Christie Nyaris Pensiun usai Olimpiade Paris 2024, Kini Resmi Tinggalkan Pelatnas PBSI

57 tahun lalu

Eks Pelatih Timnas Korsel Masih Trauma usai Gagal ke Olimpiade karena Dihajar Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal