Saatnya Menganggap Penting Cabor Atletik dan Renang

Hanna Fauzie
Indonesia mulai harus bepikir untuk serius mengembangkan atletik dan renang. (Foto: NOC Indonesia)

Di cabor senam artistik, satu-satunya atlet Indonesia Rifda Irfanaluthfi harus mengubur mimpi lantaran cedera. Atlet judo Maryam March Maharani juga pulang dengan tangan kosong.

Panjat tebing yang mengirimkan Rahmad Adi Mulyono, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Raji'ah Sallsabilah dan Veddriq Leonardo, mampu menyumbang satu medali emas.

Cabor ini memang mendapat perhatian setelah para spiderman dan spiderwoman Indonesia tampil gemilang di sejumlah event internasional.

Dengan tambahan prestasi di Paris, Indonesia telah mengoleksi 40 medali, di mana 22 di antaranya datang dari bulu tangkis. Angkat berat berada di posisi kedua cabang penyumbang kebanggaan dengan torehan 16 medali.

Total sejak mulai ambil bagian pada Olimpiade 1952 (Indonesia tidak mengirimkan atlet pada Olimpiade 1964 dan 1980), tim Merah Putih meraih 10 emas, 14 perak dan 16 perunggu.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zohri Dikalahkan Pelari Thailand! Sprinter Indonesia Raih Perak di SEA Games 2025 

57 tahun lalu

Jonatan Christie Buka-bukaan Alasan Tinggalkan Pelatnas demi Keluarga: Saya Egois demi Olimpiade!

57 tahun lalu

Jonatan Christie Nyaris Pensiun usai Olimpiade Paris 2024, Kini Resmi Tinggalkan Pelatnas PBSI

57 tahun lalu

Eks Pelatih Timnas Korsel Masih Trauma usai Gagal ke Olimpiade karena Dihajar Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal