JAKARTA, iNews.id - Bulu tangkis, cabang yang selalu diharapkan menjadi pendulang medali emas di Olimpiade, babak belur di Paris. Medali perunggu yang diraih Gregoria Mariska Tunjung menjadi pelipur lara.
Memang, Indonesia masih berbangga hati karena dua emas bisa disumbang atlet angkat besi Rizki Juniansyah dan jagoan panjat tebing Veddriq Leonardo. Inilah dua emas pertama Indonesia di luar bulu tangkis.
Pertanyaan besarnya, mengapa kita tidak serius menggali potensi di cabor lain? Atletik dan renang, misalnya.
Tak bisa dimungkiri, jika bicara prestasi di Olimpiade, atau bahkan Asian Games hingga SEA Games, jumlah medalilah yang dilihat. As simple as that.
Bila Indonesia ingin menjadi raksasa pengoleksi medali di panggung akbar olahraga tentu wajib hukumnya memiliki adalan di banyak cabor. Dan, tentu harus jeli memilah cabor mana yang menyediakan medali paling banyak.