Viral, Puluhan Prajurit TNI AL Cari Oknum Polisi di Sleman karena Komentar Miring terkait KRI Nanggala

Kuntadi
Puluhan prajurit TNI AL mendatangi Mapolsek Kalasan, Kabupaten Sleman, DIY, mencari oknum polisi yang berkomentar miring terkait insiden tenggelamnya KRI Nanggala. (Tangkapan layar Instagram)

Akun ini juga mem-posting foto saat oknum polisi yang diketahui bernama Aipda Fajar Indriawan itu dipanggil Polda DIY. Anggota Polsek Kalasan Sleman itu tampak duduk di depan tim penyidik Polda DIY saat menjalani pemeriksaan. 

Dia diperiksa setelah mem-posting komentar yang dinilai tidak pantas di akun Facebook miliknya terkait tenggelamnya KRI Nanggala-402.

"Tidak ingin terjadi gesekan dan demi menjaga sinergitas TNI - Polri, Polda DIY bergerak cepat dengan memanggil Aipda Fajar Indriawan anggota Polsek Kalasan Sleman yang diduga mengunggah komentar tidak pantas di akun facebook miliknya terkait tenggelamnya KRI Nanggala 402," katanya.

"Sebelumnya Polsek Kalasan Sleman sempat didatangi puluhan prajurit TNI menuntut adanya klarifikasi kepada Aipda Fajar. Kedatangan mereka didasari jiwa solidaritas yang saat ini sedang berduka atas peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala 402 di Perairan Bali," tulis akun tersebut.

Para netizen pun banyak berkomentar soal video viral tersebut. Netizen pun menyayangkan aksi oknum polisi di Polsek Kalasan yang dinilai telah menjadikan tragedi tenggelamnya KRI Nanggala-402 sebagai lelucon.

"BERPIKIRLAH DENGAN SEDIKIT EMPATI JIKA ITU TERJADI PADA KELUARGAMU APA YANG TERJADI!!
Mereka mempertaruhkan nyawa demi berlatih dan menjaga kedaulatan! Berpikirlah itu bukan sebuah lelucon itu sebuah pengingat bagi kita semua dan empati miliki lah hargai para keluarga mereka disana," kata zulfikartama.

"Orang2 pada kenapa sih...kita tu lagi berduka..mari sama2 kita baca alfatihah buat 53 pahlawan kita," kata di_mthd.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! PT PAL Pangkas Waktu Produksi Kapal Perang 2 Tahun Jadi 6 Bulan

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal