PLTN Zaporizhzhia Terus Dapat Serangan, Warga Ukraina Siapkan Obat Penangkal Radiasi

Anton Suhartono
Petugas berjaga di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, Ukraina. (Foro : Reutres)

KIEV, iNews.id - Warga di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, Ukraina bersiap menghadapi kebocoran radiasi. Saat ini PLTN itu terus mendapatkan serangan.

Kedua negara yang sedang bertikai, Rusia dan Ukraina saling menuduh sebagai pihak yang melancarkan serangan.

Pembangkit tenaga nuklir terbesar di Eropa itu berhasil direbut Rusia sejak Maret lalu, namun hingga saat ini pengoperasiannya masih dilakukan pekerja Ukraina.

Rusia juga terus meningkatkan serangan terhadap kota di seberang Sungai Dnipro yang berada tak jauh dari PLTN. 

Khawatir terjadi kebocoran, warga di kota-kota sekitar PLTN menyiapkan obat penangkal radiasi. Gubernur Zaporizhzhia Oleksandr Starukh mengatakan di stasiun televisi Ukraina, warga sudah diajarkan bagaimana mengonsumsi yodium.

Perusahaan listik tenaga nuklir Ukraina Energoatom menuduh pasukan Rusia menembaki halaman kompleks PLTN dalam 24 jam terakhir. "Kerusakan saat ini sedang dipastikan," bunyi pernyataan Energoatom, di Telegram.

Kementerian Pertahanan Rusia sebelumnya menuduh pasukan Ukraina yang menembaki kompleks PLTN tiga kali dalam 24 jam. Disebutkan 17 peluru ditembakkan, empat di antaranya mengenai atap bangunan yang menyimpan 168 rakitan bahan bakar nuklir Westinghouse dari AS.

Selain itu 10 peluru meledak di dekat fasilitas penyimpanan bahan bakar nuklir bekas dan tiga di dekat bangunan yang menampung penyimpanan bahan bakar nuklir baru. Meski demikian tak ada kebocorn radiasi akibat serangan itu.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

57 tahun lalu

Weekend Story: Geng Rusia Beraksi di Bali, Jaringan Mafia Internasional ?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal