PLTN Zaporizhzhia Terus Dapat Serangan, Warga Ukraina Siapkan Obat Penangkal Radiasi

Anton Suhartono
Petugas berjaga di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia, Ukraina. (Foro : Reutres)

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pesan videonya pada Jumat lalu mengatakan, situasi di PLTN Zaporizhzhia sangat berisiko. Pernyataan itu disampaikan setelah pasokan listrik ke PLTN terputus akibat gangguan pada pusat pembangkit tenaga batu bara.

Dua dari enam reaktor bisa terhubung kembali ke jaringan setelah serangan yang memutus pasokan listrik.

Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi sebelumnya mengatakan pihaknya sangat ingin mengirim pejabat untuk memeriksa kondisi PLTN.

Sekjen PBB Antonio Guterres juga menyerukan agar peralatan dan personel militer ditarik dari PLTN guna memastikan tak ada target serangan. Ukraina menuduh Rusia menenpatkan persenjataan di lokasi PLTN untuk menyerang wilayah lain, dengan harapan tentara Ukraina tak akan membalasnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

57 tahun lalu

Weekend Story: Geng Rusia Beraksi di Bali, Jaringan Mafia Internasional ?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal