Dia juga mengatakan, selama ini pihaknya telah memberikan pembinaan mental dan keterampilan kepada seluruh warga binaan. Rutan Wates juga menjalin kerja sama dengan Pemkab Kulonprogo dalam program bedah rumah.
“Pemkab Kulonprogo menyediakan kayu untuk diolah warga binaan menjadi kusen pintu dan jendela. Hasilnya diberikan kepada warga miskin yang rumahnya dibedah,” katanya.
Saat ini, di Rutan Kelas IIB Wates ada 82 warga binaan yang terdiri atas 40 napi dan sisanya tahanan. Jumlah ini sudah melebihi kapasitas yang ada. Idealnya, Rutan Wates hanya untuk menampung 55 warga binaan.
Sementara Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo mengatakan, remisi hanya diberikan kepada warga binaan yang memiliki perilaku baik selama menjalani masa tahanan. Mereka juga sudah menjalani masa pembinaan untuk mewujudkan mental dan perilaku yang lebih baik.
“Semoga ketika keluar, mereka bisa menjadi warga negara yang baik,” kata Sutedjo.