DELISERDANG, iNews.id - Pemerkosaan seorang siswi kelas X salah satu SMK swasta di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), yang dilakukan beramai-ramai oleh tujuh orang kakak kelasnya, terungkap setelah hampir tiga bulan lalu terjadi. Kejadian mengerikan itu membuat korban mengalami trauma dan menolak bersekolah.
Ayah korban, MI mengatakan, pemerkosaan yang dialami putrinya DI (16), baru terbongkar Senin lalu (30/3/2020). Berawal dari kecurigaan orang tuanya pada perilaku DI yang belakangan banyak berubah. Dia sering marah-marah dan gampang emosi.
“Terbongkarnya kemarin. Dia ini (DI) di rumah bawaannya emosi saja. Sering marah-marah. Dia gak pernah cerita sama kami,” ujar MI, Selasa (31/3/2020).
Karena curiga ada kejadian yang membuat sikap D berubah, kakaknya lalu memeriksa telepon selulernya. Mereka pun kaget menemukan banyak pesan dari kakak kelasnya berisi kata-kata ancaman kepada DI.
“Kakaknya bongkar HP dia (korban). Dibacain lah sama kakaknya pengancaman-pengancaman pelaku. Anakku ini gak berani ngomong karena diancam kalau cerita akan disebarkan video-video dia,” ujar MI.